Me-review artikel sebelum ini, yang menjadi topik-topik yang sedang ramai di WordPress Indonesia ini…
———————
Ya… terus salahkan kami! Terus membenarkan dirimu! Cih!
Berikut adalah beberapa artikel yang memang…. ah, lupakan saja terusannya klik saja untuk baca.
Surat Untuk Gusdur (Tentang Pornografi Al-Quran)
Alright, it’s over, mate! Sampai kapan kau terus membenarkan agamamu? Yang mencela buku suci agama Katholik/Kristen? Sampai kapan kamu bilang Alkitab itu salah? Protes sajalah kau ke tempat asal-usulnya Alkitab! jika kau bilang Alkitab apa-lah, itu-lah, jangan terus protes ke kami! Kalau mau protes, tuh! Silahkan pergi ke tempat asal usulnya Alkitab, beritahu mereka!
Ya, ya… Alkitab dan Injil itu memang beda, tapi mereka menyalahkan Alkitab, yang merupakan buku suci setiap umat Katholik/Kristen. Kau bilang itu porno ya? 100%? Ahaha! Ahaha! Hahahahaha! (tawa ala Mandark dari Dexter itu lhoo…) Jadi menurutmu, kata-kata bijak Salomo yang dicantum di Alkitab porno?
Hey, stop it, guys! Enggak sadar ya, kalian, itu sudah mencela buku suci agama Katholik/Kristen. Jadi, sadarlah sedikit!
Ya, bagi sang penulis, mengapa anda hanya menulis untuk Indonesia saja? Tulis juga kepada Negara lain, membagikan pendapat anda pada Negara lain. Tolonglah, sekali lagi kamu itu sudah mencela buku suci kita..
Bukannya saya mau bikin rusuh, saya hanya mau bilang, tiap agama mempunyai buku suci masing-masing, kepercayaan masing-masing, dan tiap-tiap agama tak bisa berkata agamanyalah yang paling benar di semesta alam ini, sebab tidak ada agama yang bisa menghakimi agama lain, dengan mengatakan agama itu sesat, maupun tidak sesat.
Ya, Agamaku ya agamaku, dan agamamu ya agamamu. Tidak susah kan?
Sadarlah, bung!
Ingat, nobody is perfect in this world!
Saya mohon maaf, jika memang anda marah sama saya.
God Bless Us Forever.
Amin.
Pertamax ditutup!
Ditutup : 26 Desember 2007, 22 : 29 WIB
Ataner, sudah banyak yang meributkan soal ini. Lebih baik sekarang kita mencari cara bagaimana supaya semua keributan ini dapat segera terselesaikan.
Tapi, ya, wajar saja kita semua mengekspresikan apa yang menjadi uneg-uneg kita, seperti yang sedang kamu lakukan.
God bless us forever.
.
.
Udah, yang ngaco kalau ditanggapi terus tambah kacau.
Baidewei, kok malah ingat http://indonesia.faithfreedom.org ya…
Di sana juga buanyak banget yang ngaco. Namanya juga ngaco.
(Diriwayatkan oleh at-Thabarani dan Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Ibnu Abbas.)
dikemukakan bahwa kaum Quraisy berusaha mempengaruhi Nabi saw. dengan menawarkan kekayaan agar beliau menjadi seorang yang paling kaya di kota Makkah, dan akan dikawinkan dengan yang beliau kehendaki. Usaha ini disampaikan dengan berkata: “Inilah yang kami sediakan bagimu hai Muhammad, dengan syarat agar engkau jangan memaki-maki tuhan kami dan menjelekkannya, atau sembahlah tuhan-tuhan kami selama setahun.” Nabi saw menjawab: “Aku akan menunggu wahyu dari Tuhanku.” Ayat ini (S.109:1-6) turun berkenaan dengan peristiwa itu sebagai perintah untuk menolak tawaran kaum kafir. Dan turun pula Surat Az Zumar ayat 64 sebagai perintah untuk menolak ajakan orang-orang bodoh yang menyembah berhala.
Berikut ini terjemahan ayat-ayat Quran surat 109:
1. Katakanlah: “Hai orang-orang kafir,
2. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
3. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.
4. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,
5. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.
6. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku.”
Menurut guru saya di Nehemia, ayat-ayat Alkitab (Kristen) yang tidak masuk akal dan ‘porno’ adalah latar belakang dari firman Allah, bukan firman Allah. Latar belakang itu ditulis oleh pihak yang menulis firman Allah setelah menyelidiki ‘latar belakang’ dari adanya firman Allah tersebut.
Memang kita mengakui bahwa tidak semua isi Alkitab adalah firman Allah, ada juga di dalamnya firman (kata-kata) Iblis, manusia biasa, nabi dll.
Karena pada awal perkembangan Kristen, yang menyusun kitab suci Kristen tersebut manusia biasa (bukan nabi maksud saya), meskipun dengan keteletian yang sangat hati-hati tetap saja ada kekurangan, itulah hingga kini masih ada revisi, tentu saja dengan berusaha agar tidak merubah arti sebenarnya dan tidak merubah dogma yang telah disepakati oleh geraja sejak dulu.
Ribut melulu.
Yah, ingatlah surat Al-Kafirun di Al-Qur’an “Untukkulah agamaku dan untukmulah agamamu”.
Gitu aja kok repot. Capek saya melihat sesama umat beragama berantem terus, kayak nggak ada kerjaan lain aja.(Betewe, Gus Dur emang agak ‘goblok’, sih. Lelucon soal agamanya itu, lho…)
Ribut melulu
.
Ya, ingatl surat Al-Kafirun “Untukkulah agamaku dan untukmulah agamamu”.
Gitu aja kok repot. Capek saya melihat sesama umat beragama berantem terus, kayak nggak ada kerjaan lain aja.(Betewe, Gus Dur emang agak ’sakit’, sih. Nggak usah ditanggapi…)
Ribut melulu
.
Gitu aja kok repot. Capek saya melihat sesama umat beragama berantem terus, kayak nggak ada kerjaan lain aja. Benar Ataner, agamaku, ya agamaku, agamamu, ya agamamu.
Semoga kita semua diberkati. Amin.
Apakah percuma menyulut kompor yang habis minyaknya ?
Kalau yang rusak, idem dengan rozenesia. Banyak di IFF. Banyak. Terlalu banyak.
Lebih baik kita mencari jalan keluar supaya antarumat beragama bisa rukun, Ataner. Nggak akan menyelesaikan masalah kalau kita ikut-ikutan ribut.
(Bahkan Islam pun dilarang untuk menghina agama lain, jadi nggak usah ribut, tho?)
Salam. Ngabsen di sini yak!
Analisa, perbandingan dan pengkajian multi religi bukan sesuatu yang tabu atau buruk. Paling tidak, khasanah kekayaan intelektual keagamaan kita akan semakin kaya. Sayangnya, banyak yang tidak tahu kapan dan di mana tempatnya. Ya seperti di WP ini.
Sebagai muslim, saya teramat sangat menyayangkan publikasi di media terbuka dan dapat diakses oleh siapapun, yang isinya berisi hujatan, pencelaan dan penistaan kepercayaan agama lain. Yang paling sering diangkat di antaranya mengenai Trinitas, kitab Injil, Isa al-Masih dan penebusan dosa. Saya kok melihatnya malah sebagai sesuatu yang tidak produktif kalau tidak mau disebut gak ada kerjaan. Ujung-ujungnya ya saling menghujat. Muhammad SAW dihujat, Yesus dihujat, al-Quran dihina, Injil juga diinjak-injak martabatnya…
Saya juga terheran-heran sekaligus miris melihat adanya blog-blog yang secara terang-terangan -dari nama blognya- memusuhi agama lain. Mungkin dianggapnya cara seperti itu adalah ibadah dan dakwah…
Ada etika yang harus kita perhatikan ketika membicarakan agama dan kepercayaan orang lain.
Salam damai,
Intinya sih menurutku:
Perbuatlah pada orang lain, apa yang kau inginkan orang lain perbuat kepadamu.
Ngomongnya sih ga boleh, tapi? Tetep ajah…
Benernya Alkitab itu juga buatan manusia toh, Al’Qur-an juga, nyaris semuanya [ato emang semua?] buku suci itu buatan manusia… Kita gak tau itu 100% bener ato hanya serangkaian karangan kata-kata indah manusia.
Jadi inget quotation, “Nobody is perfect. I am nobody”
@rozenesia :



@ Dahlanforum : seperti yang Dream Maker katakan, itu juga tulisan manusia…
@Mihael “D.B.” Ellinsworth : …
@Cynanthia : Ya, kata rozenesia ‘Mereka yang duluan’, katanya Islam tidak boleh menghina, tapi kenyataannya diabaikan juga toh?
@Ram-Ram Muhammad : Ya, semuanya diinjak… T^T… makanya dunia itu aneh…
@danalingga : kalau mmg pada waktu itu orang2 mau…
@Dream Maker : Yang tau mah paling org2 jaman dulu, bener atau enggak… terserahlah, Tuhan yang ngatur
@Ataner:
Sangat disayangkan, memang. Bahkan saya selalu mewanti-wanti adik saya yang rada ‘ortodoks’ supaya nggak sampai menghujat (apalagi menghina) yang namanya non-Muslim, apalagi atheis.
Tapi saya pikir di situlah ujiannya
Salam damai.
Saya jadi ingat sebuah kalimat dari seorang blogger:
“sebuah agama tidak butuh kepastian bahwa agama lain lebih buruk dari agama tersebut untuk diimani umatnya.
jika yakin sebuah agama itu benar, tidak butuh kesalahan agama lain agar umatnya meyakini kebenaran agama tersebut.”
*dengan sedikit modofikasi agar sifatnya universal
FYI : Alquran adalah firman Allah, tidak ada sama sekali sentuhan manusia dalam isinya. Di semua belahan dunia manapun isinya akan sama.
Kenapa mesti ada yang marah? Kayaknya gak ada..
Emang susah banget ya.. berbeda pendapat dan menyatakan pendapat yang berbeda tersebut tanpa menyakiti perasaan orang yang pendapatnya berbeda..
Butuh kesabaran untuk menyatakan pendapat yang berbeda dalam kalimat-kalimat yang tidak menyakitkan.. Dengan sabar maka pikiran jadi bisa jernih.. Tapi untuk bisa sabar, butuh waktu juga.. bisa cepet.. bisa lambat..
Yah akhirnya kita juga harus bersabar dengan pendapat orang yang berbeda dengan kita, juga bersabar dengan kalimat-kalimat kasar yang digunakan..
@aRuL
Alkitab pun demikian juga, tapi kan tiap negara punya bahasa yang beda-beda, jadi cukup nge-translate aja
@yesusmanusia
Bukannya gitu, soalnya saya nulis itu lagi marah-marah hehehe…
@Ataner
Salut, kalau baca tulisan2 dan kalimat2nya.. kelihatan lebih dewasa dari umurnya nih..
@yesusmanusia
Sudah sering di kalangan dewasa..
Hehe, lagipula kan sebenarnya hanya untuk melampiaskan kemarahan untuk sementara saja.
Setiap agama menganggap kitab sucinya adalah firman Tuhan. Dan ga ada yang salah dengan itu. Itu wajar.
Yang salah adalah ketika umat agama lain mencari-cari kesalahan kitab suci sebuah agama, untuk sengaja mengunggulkan agamanya.
yah….. gusdur kok didengerin…. hahaha…. udah kaco tu orang otaknya, cuekin aja
aahh… jangan dengerin gusdur… maklum, ud UZUR…
btw.. jadi inget al-kafirun deh…
aku itu aku, kamu itu kamu…