Tahun Baru 2008

1 01 2008

Melihat jam. Itulah yang kutunggu di tanggal 31 Desember 2007 itu. Menunggu detik-detk akhir berakhirnya tahun 2007 di dalam hidupku, dan empat bulan lagi aku berumur 11 tahun.

Bukannya aku merenung, apa yang kulakukan, segala memoriku terdahulu, aku justru menanti masa depan. Bingung juga aku mau menulis apa, ini adalah artikel terakhir di tahun 2007.

Tapi tetap saja. Aku melihat jam, sambil menahan kantukku, sebelum Tahun Baru. Tak sia-sia juga aku menunggu. Aku berhasil menahan kantukku, sambil menahan sakit perut ku di depan komputer yang melandaku selama satu hari, sambil menahan pahitnya obat yang masih terasa di lidahku. Tak sia-sia.

Sambil melihat caci-maki antara orang Indonesia dengan Malaysia, aku memendam tawaku.

Jam 00.00 tepat. Aku langsung melihat ke luar jendela. Terdapat puluhan kembang api dilepaskan. Aku bisa melihatnya, besarnya pun tidak seberapa.

Akhirnya, malam hari Rabu, 2 Januari 2008 pun telah tiba. Aku melanjutkan tulisanku lagi :) . Aku bersyukur, tahun 2007 telah lewat. Buanglah segala kejelekkan itu, lupakan kejadian memalukan saat itu. Ini adalah tahun baru. Semuanya baru. Yang lama dibuang saja. Bukan ditujukan pada barang lho.. :D

Ingin saja harapan tahun 2007 ini terkabul, saya bisa melihat terbitnya matahari, tapi sayangnya tidak, Hehe… Semoga saya bisa melihat kapan-kapan.

Ya, gitu saja.

Saya mengucapkan…

Selamat Tahun Baru 2008 :D


Tindakan

Information

2 tanggapan

1 01 2008
rozenesia

Anak kecil tidur jam segitu… :twisted:

1 01 2008
Ataner

Walah, pertamax-nya direbut ><…

Biarin tidur jem segitu… yang penting kan bisa menikmati suasana tahun baru… *iri sama mas gun-gun yang ngeliat sunset*

Tinggalkan sebuah tanggapan