Apakah arti sebuah teman?
Dia hanyalah temanku.
Tak ada hubungan baik, maupun friendship di antara kita.
Apa maksud dia yang sebenarnya?
Dalam hatiku, ku benci dia.
Dia berperilaku baik, menjadi teman.
Bila ‘dia’ tidak ada.
Begitu laki-laki ada, maupun datang
Ia langsung mencari perhatian
Padahal ia benci…
Ia bilang, ia benci. Tetapi aneh.
Ia selalu mencari perhatian
Begitu ia jauh dariku Ia mencelaku
Begitu aku ber-narsis ria, nyanyi berteriak-teriak
Ia mencelaku dengan suaraku jelek
Padahal suaranya juga jelek, tapi ia sok les-lesan
Sehingga ia selalu mencela orang yang bersuara jelek
Apakah ‘Best friend’ berperilaku seperti ini?
Bahkan best friend yang tidak lama ini
Mulai mencelaku
Mulai tidak mempedulikan diriku.
Apakah wanita tipe mereka begitu?
Centil, cari perhatian, mencela… dan sok-sokan mengikuti gaya laki-laki
Mereka payah.
Payah, dan payah.
Kubenci mereka.
Aku tak tahu bagaimana caranya
Untuk menyadarkan mereka.
Memberikan kritikan paling besar
Mungkin paling berapi-api
Pada mereka…
Aku mungkin berusaha mengalihkan perhatian dari mereka-mereka
Agar mereka tahu perlahan-lahan
Aku membenci mereka
“I hate them from my deepest heart. I hate my position on my class. My friends, who are girls, like my friends who are boys. And mostly, they’re really-really coquettish, always looking for an attention from my friends. I hate them. Just go from me, you both girls.”
—–
Kenyataan aku membenci mereka berdua. Ini hanya sekedar curhat! Kedua wanita itu menyebalkan, lebih daripada kakakku. Hannya beberapa laki-laki, dan satu teman perempuanku yang bisa mengerti.
*YEAH! AND THEY’RE REALLY-REALLY ANNOY ME!*
PERTAMAX sudah habis.
Silahkan cari bensin lain.
Terakhir dibeli : Sabtu, 12 April 2008/18 : 56 WIB